Pizza Mie, Yummi..

Thursday, September 27, 2012 8 comments
Sore-sore kelaparan, lalu? Buka kulkas tengok kanan-kiri, atas-bawah. Hoh, cuma ada telur ayam. Ngegado telur rebus? Bahaya, gak cukup satu. Eh, ada mie instan juga. Mari kita chop-chop.. brum-brum... sreng-sreng.. jreng-jreng..
Itadakimasu...

pizza mie ditemani secangkir kopi hangat..
Dalam beberapa menit saja... ludesss....

Semua pasti bisa membuatnya. 
Untuk hasil yang maksimal gunakan perbandingan mie instan dengan telurnya 1:2. 
Seperti yang saya buat, satu bungkus mie instan dengan 2 butir telur, hasilnya lebih yummi, lebih kenyal..

Sudahkah Minum Air Putih Hari Ini?? #Tips&Trick

2 comments
Air putih bagi beberapa orang menjadi hal yang dihindari. Bahkan iseng-iseng aku pernah bertanya pada adikku, "Kamu pernah gak seharian sama sekali gak minum air putih?" Jawabanya mencengangkan.. Pernah. What?? Setengah gak percaya sih, masak iya bisa seharian penuh gak menyentuh air tanpa rasa itu. Ternyata itu beneran. Malahan ada beberapa orang yang memang gak doyan sama ni air tanpa rasa.

Indra Bekti, salah satu presenter kenamaan yang juga seleb favoritku gak doyan air putih, bro. Wah, gawat juga, ya kalau ada di taraf yang "tidak doyan". Aku pribadi bukan yang gak doyan sama air putih, tapi rasa malas untuk rutin minum air putih minimal 8 gelas setiap harinya lebih menang. Setiap hari aku pasti minum air tanpa rasa itu, tapi kuantitasnya patut dipertanyakan, hehe.

Padahal juga udah tau banget manfaat dari minum air putih secara teratur tiap harinya itu sangatlah banyak. Selain menghilangkan dahaga, konsumsi air putih baik untuk metabolisme tubuh, kesegaran kulit, memenuhi ketersediaan cairan tubuh sehingga mencegah hilangnya konsentrasi (wah pantesan aku sering ngalamun dan terbengong-bengong, sambil nguap-nguap, dan akhirnya tidur, hehe). Bahkan dari penelitian-penelitian yang ada menyebutkan konsumsi air putih 8 gelas per-hari memperlancar peredaran darah dan memperlambat kerja karsinogen (zat-zat yang berpotensi menimbulkan kanker). Yah, walaupun semua manfaat itu pastinya tidak langsung terasa di tubuh.

Berarti disini, perlu suatu cara agar minum air putih menjadi sesuatu yang menyenagkan dan menjadi kebiasaan sehari-hari. Ada beberapa tips yang mungkin bisa dicoba (aku sendiri sedang mencobanya, lho..) agar rutin minum air putih setiap harinya.

-Air putih vs Rasa Malas-
Bisa juga ya si setan malas itu merasuki kita buat gak minum air putih? Ow ow ow.. bisa.. Biasanya rasa malas itu timbul karena emang rasa air putih yang gak enak, atau juga karena kita malas ngambilnya. Malas ngambil itu dialami oleh beberapa orang yang aku kenal juga, lho. Mensiasatinya dengan tidak meletakkan sumber air putih di tempat yang jauh dari jangkauan (galon misalnya). 

Galon air biasanya letaknya jauh dari pandangan mata, sehingga kaki malas melangkah kearah sumber air putih ini. Letakkan galon berdekatan dengan gelas bersih dan area yang paling sering dikunjungi. Misalnya kamar tidur menjadi area yang paling sering dihuni di rumah, nah sebisa mungkin galon diletakkan dekat dengan kamar. 





Tatakan gelas juga dapat mensiasati rasa malas kita minum air putih. Kok bisa? Ini sebenarnya pengalaman pribadiku, aku sering malas ambil air putih karena saat aku membawanya ke meja belajar ataupun meletakannya diatas meja airnya tercecer sehingga mengotori meja. Otomatis kalau minum air putih musti ngelapin meja dong.. Pilih tatakan meja yang cute, ya..hehe




Teko plastik yang imut-imut ini ku beli dengan tujuan aku selalu memiliki stok air putih di wadah yang lebih mudah dijangkau mata dan tangan tanpa harus menuju galon atau kulkas. Berhasil, lho. Setelah adanya teko ini aku sehari bisa mengisi ulang teko ini sampai tiga kali. Teko ini selalu kuisi penuh dan kuletakkan di dalam kamar terutama malam hari. Jadi saat rasa haus melanda, dengan mudah aku bisa mendapatkan air putih. (bahasanya kayak jadul gimana gitu eaa.. hehe)







Letakkan selalu gelas berisi air putih di dalam kamar tidurmu. Selain untuk mengatasi dehidrasi, sedia air putih di samping tempat tidur bisa mengatasi kaget setelah terbangun dari mimpi buruk ataupun setelah mengalami tindian, hehe. (dua yang terakhir agak gak ilmiah ea...)












-Rasa yang gak enak-
Mensiasati rasa yang tidak enak dari air putih bisa dengan melakukan hal yang agak konyol dan tempo doeloe, hehe. Pernah minum air putih dari kendi yang terbuat dari tanah liat? Menurut beberapa orang, air yang disimpan dalam kendi tanah liat dan dibiarkan beberapa waktu (misalnya menyimpan hari ini untuk minum besok gitu..) rasanya jauh lebih segar dan enak dibanding air mineral dari pabrik sekalipun. 
kendi dari tanah liat
-Lakukan kebiasaan-kebiasaan baru, daintaranya:
  • Selalu membawa botol minuman berisi air putih kemanapun perginya. Saat sedang sibuk beraktifitas biasanya kita sudah tidak lagi memikirkan rasa minuman yang kita konsumsi, yang terpikir hanya bagaimana menghilangkan rasa dahaga. Jadi dengan membawa botol minum favoritmu akan menanamkan kebiasaan minum air putih dengan teratur.
botol minum favoritku, green..
  • Meletakkan  botol air putih dekat dengan area aktifitas kita. Saat bekerja, saat belajar, saat memasak, kapanpun, dimanapun. Selain itu, membiasakan diri memesan air putih setiap kali kita makan diluar rumah juga menajdi cara yang ampuh.
memilih air putih, better..
  • Last, milikilah mug favoritmu yang membuatmu bersemangat minum air putih tiap kali melihatnya. 
yang mana mug favoritmu?
Selamat mencoba... ^^

Start with a cup of Coffee..

Tuesday, September 25, 2012 6 comments
Akhirnya... Menemukan tampilan baru yang lebih fresh buat blog Cengar-Cengir..
Temanya memulai hari dengan secangkir kopi. Saya bukan golongan yang selalu mengawali hari dengan secangkir kopi, tapi "kopi" disini menggambarkan semangat mengawali hari.. 
yap,, everyday is new beginning..
secangkir kopi teman sarapan dan mengawali hari..
secangkir kopi menemanimu beraktivitas..
secangkir kopi mengantarmu pada terbenamnya mentari bersama orang yang disayangi..
secangkir kopi membuatmu terjaga hingga fajar menyingsing..
i love coffee, and you??
Good Luck ^^

Dear Diary...

Monday, September 24, 2012 8 comments
buku diary dari masa ke masa..
Apakah kalian termasuk orang yang suka menulis diary atau buku harian? Aku adalah salah satu yang sangat suka menulis diary atau buku harian. Setelah kuingat-ingat, aku punya beberapa generasi buku harian (ce ileee udah kayak anak aja ada generasinya..).

Tiap masa pun mengalami perubahan cara mengisi dan kontenya. Waktu beberapa bulan lalu menemukan buku harian jaman kelas 3 SD (digambar paling atas sebelah kiri, yang gambarnya kelinci melet, hehe), gak berhenti ngakak ketawa-ketiwi sendiri dengan segala keanehan yang udah aku lakuin. Dulu jaman SD, sekitar tahun 1995 mengisi diary bukanlah menceritakan apa-apa yang aku alami sehari-hari atau istilahnya curhat. Lucunya, dijamanku itu mengisi diary adalah saling bertukar informasi atau biodata dengan sesama teman seperti; nama lengkap, nama panggilan, alamat, tempat tanggal lahir, hobi, makanan favorit, minuman favorit (kadang disingkat dengan mafa-mifa, hehe), pesan, pantun dan lain-lain. Aneh deh kalau dibaca sekarang, soalnya data-data itu bahkan kadang kita udah tau tapi sengaja minta teman atau sahabat kita menuliskannya kembali di buku diary. Aku jadi ingat, perjuanganku mendapatkan diary adalah perjuangan berjanji pada ibu mendapat nilai rapor yang baik (gak sebanding banget sama harga thu buku diary). 

Lain SD lain SMP. Jaman SMP aku memperjuangkan sebuah buku harian yang kala itu populer dengan nama organiser atau bahasa beken dikalangan anak SMP-nya adalah "Orji", dengan memohon-mohon pada ibu. Karena waktu penerimaan rapor yang masih jauh, jadi bela-belain nabung buat beli ni orji. Harganya kalau gak salah Rp 40.000,-. Termasuk mahal  di jaman SMP udah pengen barang seharga itu yang fungsinya cuma buat curhat. Bisa dibilang agak lebai si, tapi pas akhirnya thu orji kebeli, rasanya senengggg bukan kepalang. Tiap berangkat sekolah, di dalem kelas, pulang sekolah naek angkot yang diinget cuma thu orji. 
buku diary yang paling kusayang ^^
isi buku harianku.. ada foto-foto masa  SMA juga..
Dulu barang ini sempet sold-out di pasaran, sampai-sampai aku mendapatkannya lewat nitip seorang teman, jadi gak bisa pilih gambar depannya. Hanya saja warna hijau menjadi pilihanku karena waktu itu hijua adalah warna favoritku. Kalau orji ini fungsinya bener-bener buat curhat. Bertahan sampai saat ini dan kalau lagi galau aku suka baca isinya dari halaman depan (curhatan jaman SMP) biar bisa ketawa-ketiwi. Di orji itu tadinya ada gantungan batu bentuk ikan lumba-lumba (beli di Bali waktu studytour), tapi saking udah lamanya thu lumba-lumba tinggal badan tengahnya aja, hehe

Hampir semua kejadian dalam hidupku dari mulai SMP sampai awal-awal kuliah terekam di diary hijau itu. Sampai akhirnya generasi berikutnya muncul. Next Generation adalah buku harian sahabat. Persahabatan tiga cewek dentistry yang masih labil dan penuh letupan emosi (buahahahaa, bahasanya agak aneh, ya..). Kami bertiga nemuin sebuah buku harian lucu yang akhirnya sepakat mengisinya bergiliran sebagai diary sisterhood ceritanya, hehe ^^


ini dia diary sisterhood kami.. lucu ya..
Diary ini sempat lenyap beberapa waktu. Ditelan kesibukan kita masing-masing dan sempat ditelan oleh kamar kos salah seorang temanku (maksudnya ketlingsut, hehe) tapi akhirnya ketemu lagi. Apa sih yang sibuk diceritakan di dalam buku curhat ini? Sebenarnya standar si, soal cowo gebetan kami (ups..), cowo kami (awawawaw..), nggosipin teman, sampai tentang pencapaian-pencapaian hidup dan impian.   

Balik lagi ke buku curhatku. Orji hijau masih tersimpan dengan baik, sampai disuatu waktu aku pengen punya diary lagi yang lebih dewasa gitu tampilannya, dan akhirnya aku nemuin diary lucu yang lebih wise gitu tampilannya (ahh yang ini palsu,,, diary terbaru gak jauh dari unyu dan kekanak-kanakan).

diaryku sekarang.. tetap unyu, hiduppp unyuu..
Nah, meskipun si hijau orji tetap ku gunakan, tapi sekarang ada tempat curhat lain yang walaupun tampilannya unyu tapi kalau dibaca-baca hal yang dicurhatin udah bukan hal-hal unyu ala anak ababil lagi, udah penuh dengan hal-hal serius (mulai serius... buahahaha).

Bagiku diary atau buku harian adalah simbol bisu yang suatu saat kelak akan menjadi "karpet terbang" yang siap membawa kita menjelajahi masa lalu. 

Apakah kalian juga suka menulis diary??

Bintang-Bintang di Genggaman Tanganku..

Sunday, September 23, 2012 8 comments
Banyak yang bertanya, "Buat apaan thu? Emang ada gunanya, ya?" Hmm sempet diem bentar sambil bola mata menjelajah langit-langit. Owh, gunanya adalah merefresh pikiran dan membahagiakan hati..
Emang apa si yang aku buat sampai-sampai ada yang nanya gitu?
Terereng ro jing ro jing...

pernik bintang dari kertas dan pita jepang
pernik bintang sudah terkumpul segelas belimbing besarrr...
dari banyak warna bintang, yang kusuka warna kuning dan pink.. ceriaaa
bahkan seorang teman memberiku kado  botol cantik beserta kertas lucunya untuk meletakkan pernik bintang.. 
Meskipun caranya sangat sederhana dan tampak tak ada manfaatnya, tapi membuat tiap-tiap pernik bintang ini bisa merefresh pikiran yang kalut, lho. Karena aku menyukai sesuatu yang colourfull, jadi tiap liat pernik bintang ini rasanya senang dan bersemangat.. 

Masing-masing orang punya caranya sendiri untuk membahagiakan hati dan merefresh pikiran,, setuju?? ^^

Cara membuatnya cukup mudah, bisa dicari di google (hehe, maaf aku lupa mengambil foto untuk step-step pembuatannya. jika ada yang ingin mencoba dan kesulitan bisa comment ya..). Hanya untuk pemula dibutuhkan kesabaran dan trik tertentu untuk memekarkan si bintang. 
Selamat mencoba.. 

Tak Pernah Bosan Dengarkan "Someone Like You"

Saturday, September 22, 2012 4 comments
Dua hari terakhir, tiap buka youtube atau winamp cuma ada satu lagu yang berulang-ulang diputar. Someone Like You milik Adele. Kalau searching di youtube, sampai-sampai cari dalam berbagai veresinya (salah satu yang paling saya suka versi http://www.youtube.com/watch?v=nAHyGbOXoF4&feature=relmfu ) Padahal demam lagu ini udah dari lama menjalar, tapi gak tau kenapa akhir-akhir ini ngerasa ni lagu mewakili setiap kegalauan.














Sebenarnya bukan karena saya salah satu yang mengalami apa yang diceritakan di lirik, sih. Tapi thu lirik emang dahsyat (buat yang hatinya gak melow mungkin akan berkata sebaliknya.. liriknya cengeng). Saya yakin banyak yang merasa nih lirik lagu mewakili isi hati banget. Kalau dirasain bener tiap-tiap kalimatnya emang "nusuk ati yang galau" banget ya..

Ini lirik lengkapnya..


I heard that you're settled down
That you found a girl and you're married now
I heard that your dreams came true
Guess she gave you things I didn't give to you
Old friend, why are you so shy?
Ain't like you to hold back or hide from the light
I hate to turn up out of the blue, uninvited
But I couldn't stay away,
I couldn't fight it I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded
That for me, it isn't over
Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you, too
Don't forget me, I begged, I remember you said
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
You know how the time flies
Only yesterday was the time of our lives
We were born and raised in a summer haze
Bound by the surprise of our glory days
I hate to turn up out of the blue, uninvited
But I couldn't stay away,
I couldn't fight it I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded
That for me, it isn't over yet
Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you, too
Don't forget me, I begged, I remember you said
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead, yeah
Nothing compares, no worries or cares
Regrets and mistakes, they're memories made
Who would have known how bittersweet this would taste?

Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you
Don't forget me, I begged, I remember you said
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you, too
Don't forget me, I begged, I remember you said
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead
 



Mencoba merasakan kalau ada di situasi yang sama dengan yang diceritakan dilirik, pasti nangis deh denger nih lagu. Ya walaupun tidak dipungkiri bahwa gak cuma lirik yang bikin ni lagu dahsyat, nadanya juga si, bro..


Hmm,, lirik yang buatku mengena banget thu ya part:
"But I couldn't stay away,
I couldn't fight it I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded  
That for me, it isn't over yet"

Duh, bayangin deh, kita masih ngarep, masih sayang sama orang yang saat ini udah menemukan orang lain yang tentunya lebih tepat dan baik dari kita *dimata dia... huaaaaa....nangis-nangis. Tapi ni lagu emang menunjukkan sikap bijaksana seorang wanita dewasa sih.. Bukan cinta-cintaan ala ABG yang masih labil gitu. 
Jadi ingat kata-kata seseorang (kalau gak salah Pak Mario Teguh). Istilah "Cinta Tak Harus Memiliki" itu sebenarnya salah. Kalau memang tidak bisa memiliki ya jangan ada cinta. Bayangin aja, kalau masih ada cinta buat orang yang bukan "milik" kita? Bisa jadi timbul perselingkuhan, bukan? (hedeh,, ngomong panjang lebar tentang cinta kaya gue berpengalaman aja..)
Semua jawaban atas segala masalah termasuk juga masalah cinta = waktu. Waktu yang akan menjawab sembari berusaha dan ikhtiar menemukan orang yang tepat untuk diri kita.. Udah ahh, makin ngelantur..

foto : www. favim.com (dengan editing)

FlashBack

2 comments
sambil bertopang dagu dalam perjalanan dengan kereta pagi itu, 
pandanganku lurus kedepan tetapi sayu, 
di bibirku terbentuk garis panjang yang berarti senyum, 
sesekali mataku berkedip pelan,
tiap kedipnya membuka file lama yang hampir usang...

lama tak jumpa kunang-kunang...


rindu berkumpul bersama kawan kecil.. bermain lompat tali atau engklek..
file itu bernama masa kecil..
masa dimana tubuh gontai berlari..
fikiran ringan mengalir...
bermanja-manja dengan segala keinginan...
senyumku kembali mengembang mengumpulkan tiap keping file yang hampir usang


bermain gundu... mengintai harapan lalu melesat secepat kilat mencapai tujuan...
tiap buah kelereng yang kita kumpulkan seperti senyum harapan di masa depan..

lalu.. 
bernafas dalam.. dalam hirup yang tenang
sambil menggertakkan setiap sendi-sendi tulang
bunyinya membawaku masuk ke memori lain yang usang...

cimplukan,,, sudah lupa dengan rasa manisnya. sudah lupa dengan detail pohonnya.. tapi, tiap mengingatnya hanya sebuah kenangan manis yang tersisa..

aroma tanah selalu menyegarkan. padang hijau bernama sawah itu punya penggalan keindahan di tiap sudutnya...
segar bau tanah seperti nyata di hadapanku...
ujung jemari silih berganti menggertak pelan meja dihadapanku
bunyinya seperti dentang waktu yang selalu berjalan..
berjalan dan mengantarku di waktu yang sekarang.. 
di waktu sekarang yang nyaris menutup memori lama yang hampir usang..

layang-layang kertas berjudul masa depan.. rapuh, sederhana, ceria, penuh warna, namun dapat terbang hingga jauh nyaris ke angkasa.. menembus aliran angin di udara

Note : refleksi untuk diriku sendiri.. refleksi ini menggambarkan betapa indah masa kecil. dan semua adalah tinggal kenangan manis yang mengantarkan kita pada situasi saat ini yang selalu lebih berat dan penuh tantangan. terkadang, dengan flashback ke masa kecil bisa membawa kita berfikir lebih sederhana dan arif menghadapi masalah yang terasa berat

gambar diambil dari berbagai sumber dengan proses editing..

Fun Cooking #1 (Ayam Bumbu Soto & Tumis Grameh Bawang Bombai)

Friday, September 14, 2012 4 comments
Memasak adalah hal yang sangat menyenangkan buatku. Lebih menyenangkan lagi bisa berkreasi mengambil gambar dari hasil masakan ala kadarnya. Beberapa hari yang lalu aku mendapat tugas menyiapkan makan siang keluarga. Berbahan dasar ayam dan kangkung, jadilah sepaket menu makan siang hari itu.. Bim bim salabim.. tarara rara..

menu makan siang.. 


Aku membuat:
Ayam Hot Bumbu Soto,,
seharusnya menu ini akan sempurna jika ada daun pisang dirumah. Ayam akan lebih sedap jika di bungkus (ditum) dengan daun pisang. Kenapa namanya Ayam Hot? Kkuahnya terasa hangat karena didominasi  lada.

Tumis Kangkung Kranci,,
oseng-oseng kangkung ini tidak berbeda sari oseng kebanyakan, hanya saja batang dan daunya masih terasa kranci saat dikunyah karena waktu pengolahan yang lebih cepat..

Ayam Cemil,,
ayam dengan potongan tipis yang telah direbus sebentar, dibalur tepung bumbu lalu digoreng. ukuran potongan yang kecil dan tipis menjadikannya cocok untuk di cemil..

dan Sambal Bawang Mateng

beberapa hari kemudian, ikan Gurameh goreng yang masih tersisa kuolah menjadi tumisan manis..

tumis grameh bawang bombai
Yup, lain kali akan kubagi resepnya,,, sementara menikmati fotonya dulu ya..
Bye bye.. ^^

Apakah Menikah adalah Pencapaian Hidup yang Sebenar-Benarnya? (Refleksi Drama Still Marry Me))

4 comments
Ditemani sountrack film yang menjadi inspirasiku saat ini... Can i come closer... (http://www.youtube.com/watch?v=HlcaioMaIBM)... sambil senyum-senyum sendiri mengingat beberapa adegan di drama korea 16 episode "Still Marry Me"



Beberapa bulan belakangan saya sedang gandrung-gandrungnya melihat drama ataupun film korea. Sebenarnya sudah dari dulu saya menyukainya, hanya saja beberapa waktu terakhir intens liat lagi. Mungkin beberapa orang menilai drama korea itu "gak banget", tapi suer deh, menurut saya drama korea itu lebih berisi dan bermutu dibandingkan sinetron dalam negeri (jadi tampak gak cinta tanah air ya.. hehe). Jujur aja, genre drama yang saya sukai memang yang melo, yang bisa membuat menangis tersedu atau yang bisa bikin tertawa terbahak.. (jadi males ya buat nerusin baca?? hehe, eits tunggu dulu.. yang mau dibahas kali ini bukan sedih-sedihnya kok..)

Drama terakhir yang masih melekat berjudul "Still Marry Me" yang mengisahkan tiga orang wanita berusia pertengahan 30 namun belum menikah. ketiganya memiliki karir yang sangat cemerlang. Bisa dibilang penyebab mereka belum menikah justru karena puncak pencapaian karir yang baik. Walaupun akhirnya happy ending, namun ada banyak pelajaran berharga yang bisa saya tangkap setelah melihat drama korea ini. 

Kisah wanita pertama,  Lee Shin Young yang diperankan Park Jin Hee. Seorang jurnalis 34 tahun yang disukai oleh pria 24 tahun yang tentu saja ditentang oleh ibu sang pria. Sedangkan Jung Da Jung diperankan oleh Uhm Ji Won, sudah sangat ingin menikah namun selalu bertemu dengan pria yang salah, hingga akhirnya bertemu seorang dokter yang menjadi suaminya. Masalah justru timbul setelah pernikahannya. Dan terakhir kisah Kim Boo Ki yang diperankan oleh Wang Bit Na, dimana pernah memiliki pertunangan dengan seorang pria dan telah berjalan sangat lama namun keluarga sang pria hanya mengnggapnya sebagai "pembantu" yang tak berarti. 

Mungkin dalam dunia nyata tidak akan semulus ending di drama tersebut, tapi saya jadi berfikir, tenyata "menikah" bagi wanita adalah sebuah puncak pencapaian. Seberapa sukses wanita tersebut bekerja, seberapa kaya dirinya, dan seberapa hebat pengaruhnya bagi orang lain, yang akan selalu ditanyakan ialah, kapan anda menikah?? Saat seorang wanita memutuskan untuk menikah dengan seorang pria, maka lembar baru benar-benar sedang dibuka. Orang tua akan dengan rela menyerahkan perjalanan hidup anaknya pada suami. Memang benar jika banyak orang  mengatakan bahwa wanita yang sempurna adalah wanita yang telah berhasil menjadi istri dan ibu yang baik bagi suami dan anak-anaknya.

Dalam drama Still Marry Me, kisah yang paling menarik bagi saya adalah kisah hidup Jung Da Jung, dimana ia berprofesi sebagai penterjemah di konfrensi-konfrensi internasional. Dia memiliki kriteria yang baik untuk pasangannya. Dalam pencariannya akhirnya dia menemukan seorang pria yang benar-benar mencintainya. Hambatan muncul karena sang ayah dari pria itu tidak menyukai dirinya dengan alasan dia berasal dari keluarga biasa-biasa saja walaupun saat ini dia seorang yang sukses (dalam dunia nyata, saya rasa ini banyak terjadi, seorang calon mertua punya suatu syarat yang sangat sulit dipenuhi yang pada intinya menolak). Jung Da Jung sudah hampir putus asa untuk meluluhkan calon mertuanya. 

Hebatnya, setelah berfikir panjang, Jung Da Jung memutuskan untuk tetap berjuang melunakkan hati calon mertuanya karena dia sadar, siapapun lelaki yang akan datang menjadi calon suaminya pasti membawa "masalah tersendiri yang harus diselesaikan", maksudnya no body perfect, tinggal bagaimana kita mau atau tidak menghadapi masalah tersebut. Kita memilih menyelesaikannya atau memilih lari dari masalah tersebut dan akan terus menemui masalah lainnya tanpa mampu menyelesaikannya. 

Saya belajar beberapa hal dari drama Still Marry Me; 
bagaimanapun, menikah merupakan pencapaian hidup utama bagi seorang wanita untuk dikatakan "sempurna". 

saat kita mencari pasangan hidup, selalu ingat  bahwa "no body perfect"... saat kita mencampakkan seseorang untuk suatu hal yang tidak terlalu prinsip, mungkin kita tidak akan pernah mendapatkan yang benar-benar sesuai keinginan kita sampai kapanpun..

masalah adalah tanda bahwa kita masih diberikan kehidupan hari ini.. 

Buat yang tertarik, selamat menonton 16 episode Still Marry Me..^^

my favorite song