Serukan Pernikahanmu lewat Cyberspace

Tuesday, February 12, 2013 30 comments

Pernah dengar penggalan lirik lagu ini?

Di dekatnya aku lebih tenang..
Bersamanya jalan lebih terang…
Hooo oo..
Tetaplah bersamaku, jadi teman hidupku..
Berdua kita hadapi dunia..
Kau milik-ku milik-mu, kita satukan tuju..
Bersama arungi derasnya waktu..
Kau milik-ku.. Ku milik-mu..

Lagu berjudul “Teman Hidup” milik Tulus ini liriknya sangat dalam, guys. Menemukan belahan jiwa, sebuah penantian bagi setiap mereka yang ingin merajut asa dalam sebuah ikatan yang disebut pernikahan.  Termasuk saya yang belum menikah. Keputusan menikah buat saya adalah salah satu keputusan paling berani dalam hidup.


Saya-pun punya sebuah impian dalam pernikahan saya kelak. Sebuah pesta pernikahan sederhana di alam terbuka dimana para tamu undangan bisa leluasa menghirup segaranya bau tanah dan udara pedesaan. Bercengkrama dengan para tamu undangan; keluarga dekat dan sahabat sambil menikmati alunan musik jazz atau akustikan.  Yah, sebuah impian..

Acara pesta pernikahan adalah sebuah ritual dimana banyak hal yang perlu dipersiapkan, dari mulai hal yang sangat penting hingga prekete-prekete yang mungkin sebenarnya kurang penting. Yah itulah pernikahan, meresmikan sebuah hubungan dengan “teman seumur hidup”.

Awal perhelatan, undangan menjadi hal yang penting, karena para tamu adalah mereka yang spesial yang akan datang memancarkan ekspresi bahagia dan memanjatkan beribu doa untuk kedua mempelai, jadi sebuah penghargaan bagi mereka jika pemilik pesta memberikan yang terbaik bagi para tamu istimewanya. Sudah kah terpikir undangan semacam apa yang ingin disampaikan untuk para tamu spesial ini? Bicara soal undangan jadi teringat trend yang sedang marak saat ini. Mengundang rekan melalui jejaring sosial. Dulu, undangan dipersiapkan sedemikian rupa dan menjadi wajah sosial pemilik hajatan. Semakin mewah pestanya, semakin cantik dan heboh pula undangannya. Beribu-ribu eksemplar dicetak untuk mengumumkan berita suka-cita. Pernahkah terpikir kemana berakhirnya lembar-lembar undangan itu? Macam-macam, Cin. Langsung buang? Terselip entah dimana bahkan sebelum acara tersebut digelar? Ayahku sendiri salah satu yang iseng mengumpulkan undangan-undangan pernikahan dalam sebuah box sepatu bekas, entah apa tujuannya, hmm tapi, ya hanya teronggok begitu saja di bawah kolong tempat tidur.

Undangan pernikahan online? Salah satu pilihan menjawab sebuah pergerakan teknologi cyberspace. Cyberspace, keberadaanya antara ada dan tiada, sebuah ruang imajiner yang memberi banyak jawaban kepraktisan kehidupan sosial untuk segala hal saat ini. Sehingga dalam konteks yang tepat, memang dibutuhkan suatu media yang tepat yang mampu mengakomodir keinginan mempelai untuk mengabarkan berita bahagianya  melalui dunia maya secara menarik.


Untuk kalangan anak muda, undangan pernikahan online kebanyakan sudah dapat diterima dengan senyuman. Lewat segala macam jejaring sosial seperti facebook, twitter, bahkan website sudah menjadi lumrah dan justru tampak keren. Menurut beberapa teman, undangan pernikahan online justru memberi kesan simple, praktis dan hemat. Selama pesannya tersampaikan dengan baik, undangan pernikahan online menjadi pilihan tepat. Selain itu, undangan pernikahan online memang terbukti  mampu mendobrak tingkat khayal yang super tinggi, dimana segala bentuk yang diinginkan yang tidak dapat diwujudkan dalam eksemplar-eksemplar undangan cetak bisa di realisasikan dalam sebuah undangan pernikahan online. Sesuai dengan realitas dunia cyberspace, ruang imajiner yang nyata. Namun, apakah semua sasaran tamu undangan kita merupakan pengguna jejaring sosial online? Inilah kelemahannya, para sesepuh dan kerabat yang mungkin tidak mengenal jejaring sosial  online bukanlah sasarannya. Mereka masih menganggap cyberspace merupakan batas antara wangun dan ora wangun, atau pantas dan kurang pantas.

Apapun undangannya, tujuan dari sebuah undangan pernikahan adalah sebuah harapan tulus dari kedua mempelai  agar yang diundang bersedia datang untuk ikut berbahagia dan sebuah ucapan syukur dari kedua pasangan yang pada hari itu memulai menapaki hari baru bersama. Huaaa… doakan saya segera   menemukan "soulmate" yang masih entah dimana keberadaanya dan memesan undangan pernikahan saya sendiri, hehe.  

gambar diambil dari koleksi pribadi, www.datangya.com , dan www.favim.com dengan editing

Aneka Menu Sayur Mayur #Edisi Jamur

Friday, February 8, 2013 3 comments
hasil belanjaan
Seminggu yang lalu sempat belanja sayur mayur di Mirota. Sampai sana sempat bingung mau belanja sayuran apa saja. Sedang bosan dengan sayur mayur hijauan. Ingin coba sayuran yang gak hijau dan lebih bisa dinikmati. Sayuran hijau juga bisa dinikmati sih, cin, cuma lagi bosan saja. Selain itu saya sedang berencana tidak mengkonsumsi  nasi terlalu banyak, jadi butuh asupan yang lebih lemawuh (dalam bahasa indonesia apa ea.. semacam lauk yang menggugah selera). Akhirnya memutuskan membeli beberapa jenis jamur. Tiga macam jamur masuk kantong belanjaan. Jamur kuping, jamur merang dan jamur kancing jadi pilihan karena pasti mengolahnya mudah. 

Untuk yang sedang dalam program diet tapi bosan dengan sayuran hijau melulu, atau yang sedang ingin mengkonsumsi banyak masakan dari sayur mayur, mungkin beberapa olahan mudah dibawah ini bisa menjadi inspirasi.


tumis jamur kancing dan bening bayam
Bening bayam tanpa teman rasanya kurang mantab ya, bro. Untuk memberi sensasi pedas sekaligus lauk, tumis jamur kancing menjadi kombinasi yang cocok. Tumis jamur kancing dibuat pedas agak manis dengan menambahkan gula jawa saat menumis bumbunya. 


olahan jamur dan terong ungu
Terung ungu memiliki cita-rasa yang cukup enak. Selain terong bumbu sambal, bisa juga dijadikan pelengkap bersama tumis jamur merang. Jamur merang memiliki kadar air yang cukup tinggi, jadi tidak perlu menambahkan air saat menumis. 


pecel daun kenikir dan timun
Setelah puas menyantap dua jenis jamur, hijauan kembali ke meja makan. Ada yang juga suka daun kenikir? Saya pribadi lebih suka daun kenikir dari pada bayam. Teksturnya memang sedikit kasar, tapi sangat cocok direbus untuk lalapan atau pelengkap olahan pecel. Kombinasi nasi hangat + ayam goreng + sambal bawang + lalapan kenikir menurutku perfecto.. (lho... mulai tidak fokus, judulnya saya makan sayur-sayurna, eh ayam dibawa-bawa.. hehe)

tumis jamur kuping dan brokoli goreng tepung
Jamur terakhir yang tersisa adalah jamur kuping. Sebenarnya ingin membuat sup jamur kuping, tapi akhirnya jamur ini mampir di penggorengan untuk ditumis bersama bakso ikan. Selain itu iseng-iseng membuat brokoli goreng tepung, dan rasanya juga jadi enak, pemirsa-pemirsa.


jus hijau asam-manis
Semua jenis masakan sayur-mayur sudah, kurang lengkap ni kalau gak ada minuman segarnya.. bakalan seret kalau gak minum. Jus kombinasi mentimun + apel malang + jeruk nipis bisa jadi pilihan untuk di coba. segar sekali, prend.. 

Nah, selamat mencoba, ya.. Yuk, konsumsi banyak sayur dan salam hidup sehat.. ^^v

Venus Find True Love

Tuesday, February 5, 2013 2 comments
First Love
Hati menuntun venus pada sebuah getaran unik..
Mars memancarkan sebuah kekaguman yang terselip
Hingga kami saling mengenal dan menjalin persahabatan
Venus bahagia setiap kali sembunyi-sembunyi mengamatinya
Mars kembali mengirimkan sinyal bertanda positif
Tapi.. senyum venus menipis perlahan terhapus
Sinyal itu berbalut title persahabatan, hanya persahabatan
Venus tak berani kembali menyapa..
Menyapa si-pembuat hatinya terus berbunga cinta
Mars tetap menjadi sosok mengagumkan bagi venus
Mars tetap menjadi bagian yang tak terlupakan bagi venus
Hingga.. Venus menganugerahkan title "first love" untuknya..
Menganugerahkan? Terdengar terlalu songong.. tapi.. 
Cinta pertama venus, cinta yang tak berpihak, cinta yang bermula dari sebuah kekaguman kecemerlangan kepintarannya, cinta pada pertama kali menatapnya, cinta yang membuat hari-harinya bersemangat meraih asa, cinta yang mengajarkannya kepahitan di balik label cinta, cinta yang pada akhirnya menorehkan luka yang menjadikan venus bangkit dan berusaha meninggalkannya dalam sebuah embel-embel cinta pertama..



Find Someone
Mencintai seseorang adalah hal yang mudah
Namun, menemukan seseorang yang juga mencintaimu.. tidaklah mudah
Hingga.. Dia, bisa menerima segala kekurangan venus diatas segala perbedaan..
Venus mulai memancarkan cahayanya
Venus merasa menemukan jati dirinya..
Venus begitu bersyukur dipertemukan dengannya
Hitungan tahun membuat venus lebih mengerti arti saling mencintai
Bukan karena dia mencontohkannya
Justru karena sebaliknya
Bukan juga karena dia menorehkan luka yang begitu dalam
Tapi dia membuat venus tersadar bahwa venus bukanlah yang baik baginya dan sebaliknya
Venus putus asa, karena venus tak mampu membuatnya lebih berharga..
Seperti ungkapan bahwa cinta seharusnya membaikkanmu
Tidak dengan venus padanya..
Venus menyerah tak mampu membaikkannya.. dan sebaliknya



Venus berterimakasih padanya telah mengantarkan venus untuk tau tentang arti cinta yang sebenar-benarnya, bukan cinta monyet, bukan cinta karena harta, bukan cinta yang berfokus pada kekurangannya saja, bukan cinta dibalik sebuah kejahatan lainnya. Tapi sayang sekali bukan pula cinta yang bisa saling membaikkan antara mereka.. Venus mengakhiri semua tentangnya, dengannya. Berharap venus dan dia bisa menemukan seseorang yang nantinya akan saling membaikkan. Sungguh berterimakasih padanya karena telah menerima venus selama hampir empat hitungan tahun.



True Love
Waktu tidak dapat menipu
Waktu menuntun venus terus bergerak..
Venus yang telah sendiri kini berintrospeksi
Memperbaiki diri agar lebih layak..
Layak menemukan soulmatenya..
Soulmate yang akan membaikkannya dan menjadikannya seseorang paling spesial
Soulmate yang menganggap venus juga soulmate baginya
Someday..
True love don't need make up to cover up..
True love doesn't come by finding the perfect person but by learning to see an imperfect person perfectly
True love doesn't have a happy ending, but true love has no ending..




Tragedi Xperia Active Berakhir di Tumpukan Beras

Saturday, February 2, 2013 2 comments
Seminggu yang lalu, kira-kira pukul 8 malam rumah mendadak sepi dan hening. Biasanya saya dan adek heboh sendiri di rumah, teriak-teriak-lah, ketawa-ketawa gak jelas tapi kali ini semua terdiam. Semua berawal dari kelakuan aneh adek saya sepulang dari sholat magrib di masjid. Tiba-tiba pengen menguji ketangguhan android kesayangannya, xperia active (XA). Segelas besar air siap menjadi tempat berendam si tangguh xperia active. Seperti biasa, instinct wanita yang cerewet selalu muncul disaat yang tepat, "wes to, Dek.. ora usah aneh-aneh, ojo nyobo-nyobo rak cetho barang! (dalam bahasa Indonesia: sudah lah, Dek, gak usah aneh-aneh, gak usah mencoba-coba hal yang gak jelas, deh)." Seperti biasa juga, kengeyelan adik saya gak pernah ada matinye.. "Halah, rapopo, Mbak, iki meh ngetes. (Halah, sudah lah Mbak, gak apa-apa, ini mau mengetes ketangguhannya)"

Smartphone yang dibeli adik memang menawarkan fasilitas out bond, mulai tahan debu dan air, tahan banting, hingga tahan dengan goresan apapun. Bahkan iklannya di youtube menampilkan kekejaman terhadap jenis smartphone ini, hehe mulai di palu sampai gores pisau, dan hasilnya baik-baik saja. Inilah salah satu alasan adekku mupeng banget sama ni hape, sampai-sampai waktu itu dia rela beli second'an hape ini dengan harga yang cukup tinggi. Gara-garanya keinginannya buat memiliki hape ini telat, alhasil barang baru udah gak keluar lagi, dan parahnya ni hape jarang banget di jual di counter-counter hape se Jogja. Agan di Kaskus menyelamatkan mimpi adek saja. Mimpinya pun happy ending. Sayang seribu sayang, malam itu dia mabok teh kayaknya.

Akhirnya saya yang terpaksa membiarkan dia menguji adrenalin si tangguh XA dilibatkan untuk mengambil foto saat XA mulai diving, hehe. Jpret.. Jpret.. kira-kira 1 menit, angkat. Yak, saudara-saudara sebangsa dan setanah air.. kepintaran dan ketangguhan XA malam ini rupanya sedang libur. Touch screen mati, cin. Hape masih bisa nyala tapi touch screen mati. Kami diam dan lemas. Kalau diingat-ingat muka adekku saat itu benar-benar pucat dan konyol, dia kebingungan, bow. Setelah lihat jam, pukul 8, saya langsung minta dia membawa XA ke tukang servis. 

hasil diving xperia active, hehe


Singkat cerita XA bisa diselamatkan tapi yang menyedihkan dan mengecewakan adalah beberapa area (hmm,, 3/4 area) layar LCD XA masih dipenuhi air. Menurut bapak yang menservis sih gak apa-apa, tapi penampakan layarnya jadi gimanaaa getoo.. aneh dan tampak gak smart lagi ni smartphone. Kalau sudah begini, mbah google beraksi. Nemu cara aneh untuk mengatasi LCD yang terkena air, dengan merendamnya dalam beras. Mulanya kami ragu untuk mencoba cara ini, soalnya gak tahu teori ilmiahnya. Tapi aku teringat juga pengalamanku menyimpan alat-alat kedokteran gigi berupa bur logam. menyimpan bur logam sangatlah rentan korosi. Jika tidak benar-benar kering, bur yang disimpan dalam tempat tertutup akan segera mengalami korosi. Daari beberapa orang disarankan untuk meletakkan beras dalam tempat penyimpanan bur, dan hasilnya benar, bur-bur logam saya tidak lagi berkarat. 



Rupanya beras memiliki sifat menyerupai silika gel, yaitu memiliki daya serap tinggi terhadap air dan kelembapan. Dengan sedikit ragu, kami mencobanya. Merendam XA dalam beras, hasilnya? Hmm,, hari pertama kami tercengang, bukan karena ada titik cerah, tapi penampakan air dalam layar LCD justru menyebar tidak beraturan. Kya... Hari kedua kami tetap mencoba merendamnya, hasilnya, waw, spektakuler. Hari ke tiga, hampir 90% air dalam LCD hilang dan layar hape adikku pulih kembali. Terimakasih Mr. Beras!! ^^ Lega.. 

Pelapis Lilin pada Buah Apel dan Pear

Friday, February 1, 2013 2 comments
Beberapa hari terakhir saya sedang gencar-gencarnya mengkonsumsi banyak buah dan sayuran. Buah yang sering muncul di rumah akhir-akhir ini adalah apel malang. Buah yang satu ini sempat menjadi "eksklusif" gara-gara harganya yang selangit dan jauh dibandingkan buah import, hmm sedih sekali. Dasarnya orang Indonesia, giliran apel lokal lebih mahal dibanding apel import jadilah tetep yang di beli yang murah. Padahal banyak petani lokal yang menggantungkan hidupnya sama hasil perkebunan apel juga, kan (mulai gak fokus ni pembicaraan.. hehe).

Nah, kebiasaan saya adalah memakan buah apel beserta kulit-kulitnya. Kulit dari buah apel itu sendiri banyak manfaatnya, memiliki kandungan antioksidan berupa quercetin dan bioaktivitas yang lebih tinggi dibandingkan buahnya (hmm tapi ya gak juga buahnya dibuang terus kulitnya aja yang dimakan, jangan ya.. hehe). Sebenarnya sudah dari beberapa waktu lalu tahu kalau dalam buah apel dan pear yang biasa kita beli di pasaran sering dilapis lilin entah oleh siapa yang tujuannya membuat buah lebih awet di pasaran nantinya. Apakah ini termasuk tindak kecurangan atau bukan? Entahlah. Niatnya konsumsi buah untuk kesehatan tapi malah "diracuni". Dua hari pertama makan apel tiap hari langsung babat aja sekulit-kulitnya, sebiji-bijinya, sepohon-pohonnya, hehehe karena berfikir ini kan apel lokal, masak iya dilapis lilin juga?? Kreasss kreasss.. lepp lepp.. Ckck.. Hari ke tiga iseng ambil pisau lalu kerok perlahan permukaan kulitnya dan... pemirsa sekalian, spektakuler.. ada lapisan lilinnya, cin.. Jadi mungkin apel yang saya makan dua hari pertama itu kulitnya bukan mengandung antioksidan tapi overoksidan, ya. 


Sebenernya sempet ketemu dengan artikel yang membahas soal asal-muasal lapisan lilin pada buah segar ( http://health.detik.com/read/2010/02/08/110709/1294968/766/amankah-pengawet-lilin-pada-buah-buahan ) yang ternyata si-pelapis lilin untuk buah atau sayur terbuat dari bahan yang aman. Eits, tapi apa iya bahan pelapisnya kalau yang bikin orang Indonesia tetap aman? Bukan bermaksud underestimate sama buah-buahan lokal, tapi tau sendiri kan kecurangan-kecurangan yang bayak diliput di acara semacam Investigasi itu, serem..

Tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan sebelum buah tersebut dikonsumsi. Untuk keamanan lebih baik mencuci buah dalam air hangat untuk meluruhkan lapisan wax-nya atau mengupas kulitnya jika tetap ragu. Mencuci buah pada air yang mengalir lebih dianjurkan, sista. Sebenarnya mengkorek lapisan lilin pada buah bisa juga dilakukan, tapi cara tersebut kurang efektif, so bisa diganti dengan merendamnya dalam larutan garam. Selamat mencoba.. Jangan sampai tujuan kita ternodai gara-gara ulah pihak yang tidak bertanggung-jawab ya, friends.

my favorite song